Jinakkanlah nafsuku dengan mujahadah. Sungguh jika ia telah jinak, ia akan tunduk kepada hati, kemudian hati tunduk kepada nurani dan nurani tunduk kepada Allah SWT. Kuatnya angan-angan dan kerakusanku telah membawaku untuk menyia-yiakannya. Berusahalah untuk memendekkan angan-angan dan menyedikitkan kerakusan. Ingatlah maut, dekatkanlah diriku kepada Allah SWT, dan berubatlah kepada orang-orang shidiq dengan mendengarkan ucapan-ucapan mereka, disamping banyak berdzikir siang dan malam. Temanku adalah orang yang melarangku dan musuhku adalah orang yang menjerumuskanku.
Nabi saw bersabda yang ertinya "Barangsiapa mencintai dunianya maka merugikan akhiratnya dan barang siapa mencintai akhiratnya maka akan merugikan dunianya" Dunia dan akhirat keduanya tidak pernah bersatu begitulah nafsu dan Allah SWT keduanya tidak mungkin bersatu. Aku menunaikan hak nafsu dan manusia tetapi melupakan hak Allah SWT sedangkan semua kenikmatan yang datang kepadaku itu dari Allah SWT, sudahkah Aku mensyukuri?
Allah SWT berfirman dalam ayat 69 Al-Ankabut yang ertinya "Dan orang-orang yang berjihad untuk (menarik keridhaan) kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami". Jangan Aku biarkan dan jangan Aku turuti nafsuku agar Aku berbahagia. Jangan aku turuti bisikan nafsu sebab ia selalu memerintahkan keburukan dan menjerumuskan aku kepada kejahatan.
Allah SWT berfirman dalam ayat 153 Al-Baqarah "Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar"
~Terima Kasih~
No comments:
Post a Comment
Jangan lepaskan peluang untuk menang hadiah...mudah je kongsikan komen paling banyak dan menangi RM50.